
Kesehatan adalah hal yang penting di dalam kehidupan semua manusia. Kesehatan dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, di antaranya aktivitas fisik, istirahat, pola makan, serta penyakit. Oleh karena itu sangat penting untuk dapat menjaga serta meningkatkan kesehatan supaya tak terserang penyakit ataupun virus.
Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk tetap sehat adalah dengan melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik merupakan pergerakan anggota tubuh yang dapat memicu keluarnya tenaga. Sangat penting dalam memelihara kesehatan fisik, mental serta menjaga kualitas hidup supaya tetap sehat dan bugar sepanjang hari.
Beberapa Jenis Aktivitas Fisik yang Bisa Dilakukan Sehari-hari
Ada beberapa jenis aktivitas fisik yang bisa dilakukan sehari-hari, di antaranya berjalan kaki, naik turun tangga, belajar, bekerja di taman, berkebun, mengepel lantai, mencuci kendaraan, mencuci pakaian, dan sebagainya.
Sementara jenis olahraga yang dapat dilakukan di antaranya jogging atau lari ringan, bersepeda, push-up, senam, berenang, bermain bola, yoga, fitness, angkat beban, serta aktivitas olahraga yang lainnya.
Dengan melakukan aktivitas fisik selama kurang lebih 30 menit setiap hari dapat meningkatkan kesehatan paru-paru, jantung dan organ tubuh lainnya. Bila aktivitas ini dilakukan secara rutin, teratur dan berkelanjutan setiap hari, maka dengan jangka waktu tiga bulan ke depan hasilnya akan terasa.
Berikut Manfaat Aktivitas Fisik Sehari-hari Bagi Tubuh yang Kaku
Apa saja manfaat yang diperoleh dengan melakukan aktivitas fisik sehari-hari bagi tubuh? Berikut rangkuman beberapa di antaranya.
1. Mengontrol berat badan
Dengan aktivitas fisik secara teratur maka bisa membantu mencegah overweight atau kelebihan berat badan serta membantu dalam upaya menurunkan berat badan. Hal ini karena aktivitas fisik bisa membakar kalori.
Semakin intens aktivitas fisik maka semakin banyak kalori yang dibakar. Bila tak mempunyai waktu untuk olahraga secara teratur, maka lakukan aktivitas kecil dalam kehidupan sehari-hari.
2. Meningkatkan semangat, mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati
Berjalan kaki selama 30 menit bisa membantu mengurangi stres. Aktivitas fisik merangsang beragam bahan kimia otak yang bisa membuat perasaan lebih santai, lebih bahagia, serta lebih baik dalam penampilan dan meningkatkan percaya diri.
Berjalan cepat atau berolahraga di tempat senam selama 30 menit bisa membantu memperbaiki suasana hati. Aktivitas fisik merangsang produksi beragam bahan kimia otak yang berkaitan dengan rasa bahagia dan relaksasi.
Lihat juga : Menjaga Postur Tubuh yang Baik Saat Beraktivitas
3. Meningkatkan energi
Aktivitas fisik teratur bisa meningkatkan kekuatan otot serta meningkatkan daya tahan tubuh. Aktivitas dan latihan fisik menyuplai oksigen dan nutrisi pada jaringan serta membantu sistem kardiovaskular agar lebih efisien dalam bekerja.
Saat paru-paru dan jantung bekerja lebih efisien, nantinya mempunyai energi lebih banyak dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari.
4. Memperbaiki kualitas tidur
Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu seseorang untuk lebih mudah atau lebih cepat tertidur. Namun, upayakan agar tak berolahraga di waktu yang terlalu larut malam.
5. Memperlancar sistem reproduksi
Aktivitas fisik teratur membuat tubuh semakin bugar dan lebih siap untuk melakukan aktivitas fisik sekaligus mengurangi stres. Salah satu penyebab utama disfungsi sistem reproduksi adalah stres, keletihan dan gangguan kesehatan yang mungkin bisa dicegah dengan teratur berolahraga.
Pria yang teratur berolahraga tak mempunyai masalah disfungsi sistem reproduksi dibandingkan pria yang tak berolahraga. Tak hanya efek positif secara fisik, teratur berolahraga juga mempunyai efek positif baik secara mental atau psikis pada kesehatan yaitu kesadaran dalam menerapkan pola hidup sehat.
6. Menyenangkan
Aktivitas fisik bisa menjadi cara menyenangkan dalam menghabiskan waktu. Aktivitas ini memberikan kesempatan untuk bersantai, menikmati alam ataupun sekedar melakukan aktivitas yang membuat bahagia.
Aktivitas fisik juga bisa membantu untuk terhubung dengan keluarga ataupun teman untuk kehidupan sosial yang lebih menyenangkan.
7. Mengurangi risiko penyakit kronis
Aktivitas fisik teratur dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (kolesterol HDL) serta menurunkan tingkat trigliserida yang berbahaya untuk tubuh.
Lalu aktivitas fisik teratur dapat meningkatkan aliran darah pada pembuluh darah. Hal inilah yang bisa mengurangi risiko stroke, diabetes tipe 2, sindrom metabolik, beragam jenis kanker, arthritis dan beragam jenis kanker.
8. Meningkatkan kebugaran
Aktivitas fisik teratur menguatkan otot dan meningkatkan pasokan oksigen serta nutrisi pada jaringan agar sistem kardiovaskular lebih efisien dalam bekerja. Saat paru-paru dan jantung bekerja 100% dari potensinya, kelelahan yang nantinya terasa secara umum bisa berkurang dengan signifikan.
9. Meningkatkan ketahanan fisik
Orang yang terbiasa melakukan aktivitas fisik dengan teratur memiliki daya tahan fisik yang lebih lama dalam bekerja.
10. Mencegah gangguan metabolisme
Sering kali gangguan metabolisme disebabkan oleh ketidakseimbangan biokimia tubuh seperti kolesterol, glukosa, asam urat, trigliserida, sodium, dan lain-lain. Padahal untuk kadar normal, zat-zat biokimia tersebut dibutuhkan dalam membantu metabolisme tubuh. Berolahraga secara teratur bisa membantu memperbaiki keseimbangan biokimia pada tubuh.
11. Tampak awet muda
Aktivitas fisik atau berolahraga teratur membantu memperlancar aliran darah yang menyuplai oksigen serta membuang racun atau detoksifikasi di seluruh tubuh. Kulit pun tampak halus, segar dan awet muda.
12. Meningkatkan imunitas
Aktivitas fisik atau berolahraga teratur bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh dari penyakit atau virus seperti influenza, batuk ataupun penyakit lainnya yang berkaitan dengan saluran pernapasan.
13. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
Selama beberapa tahun penelitian pada pria dan wanita menunjukkan manfaat aktivitas fisik atau berolahraga untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Menurut laporan, penyakit kardiovaskular turun 20-35% pada pria dan wanita yang melakukan aktivitas fisik.
14. Menurunkan risiko diabetes
Berdasarkan studi, risiko diabetes tipe 2 menurun dengan meningkatnya aktivitas fisik. Risiko diabetes tipe 2 memang sangat tinggi pada orang yang kelebihan berat badan karena perubahan gaya hidup. Untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2 dokter memberikan saran agar aktivitas fisik dilakukan cukup intens sampai berkeringat.
Untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan menurunkan berat badan dilakukan dengan menerapkan pola makan sehat serta aktivitas fisik yang intens, khususnya untuk orang yang kelebihan berat badan.
15. Menguatkan tulang dan menurunkan risiko osteoporosis
Osteoporosis merupakan gangguan tulang degeneratif yang kerap dialami oleh pria ataupun wanita paruh baya. Namun memang osteoporosis lebih banyak dialami oleh wanita.
Penelitian mengenai kaitan osteoporosis dan aktivitas fisik terutama latihan ketahanan memperlihatkan peningkatan kepadatan mineral tulang. Hal ini bisa menurunkan risiko osteoporosis khususnya untuk pria ataupun wanita paruh baya serta lanjut usia.
16. Meningkatkan kesehatan psikologis
Kesehatan psikologis atau mental juga tak kalah penting dari kesehatan fisik. Olahraga secara teratur disebutkan sangat efektif mengurangi stres, depresi dan kecemasan.
Aktivitas fisik dan mental tak ada kaitannya dengan ekonomi atau standar sosial, jenis kelamin, dan tua ataupun muda. Pola ini diamati khususnya pada pria dan wanita berusia 40 tahun ke atas yang aktif secara fisik.
17. Meningkatkan kesehatan otak
Selain kesehatan psikologis, kesehatan otak juga berperan penting pada kesehatan secara menyeluruh. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kesehatan otak dapat ditingkatkan dengan aktivitas fisik.