
Banyak yang menyebutkan bahwa sebelum masuk ke sebuah perusahaan, pahami terlebih dahulu kontrak kerja karyawan yang akan diberikan. Hal tersebut karena memang benar adanya kontrak kerja sangat penting sekali keberadaannya. Anda harus lebih berhati-hati dan jangan sampai mempercayai perusahaan yang memberikan kontrak atau perjanjian kerja yang tidak jelas.
Alasan Mengapa Kontrak Kerja Dianggap Sangat Penting
Memang apa saja sih alasan yang menunjukkan kontrak kerja itu penting untuk dipahami? Simak penjelasan lebih lanjut di bawah ini.
1. Menjelaskan status kepegawaian
Alasan pertama kontrak kerja sangat penting sekali dipahami karena pada perjanjian tersebut dijelaskan status kepegawaian Anda. Berdasarkan perjanjian tersebut Anda bisa mengetahui apakah status Anda sebagai pekerja tetap ataukah pekerja kontrak.
Jika status Anda sebagai pegawai kontrak maka akan tertulis Anda akan bekerja dalam masa waktu yang telah ditentukan. Jadi ketika masa kerjanya telah habis Anda bisa mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut atau memperbarui perjanjian tersebut dengan memperpanjang kontrak kerja yang disepakati.
Sementara jika tidak terdapat batasan waktu bekerja atau maksudnya Anda sebagai pegawai tetap maka Anda dapat bekerja hingga usia pensiun maupun dapat resign pada kondisi tertentu. Jadi seorang pegawai tetap ini tidak terdapat target waktu yang ditentukan.
Jadi berdasarkan perjanjian kontrak kerja di sini Anda bisa mengetahui jenis status kepegawaian serta berapa lama waktu yang bisa Anda habiskan di perusahaan tersebut. Maksudnya ketika Anda sebagai pegawai kontrak Anda tidak bisa sembarangan untuk mengundurkan diri karena terdapat perjanjian hitam di atas putih yang menunjukkan Anda harus bekerja sampai batas waktu tertentu.
Sementara jika Anda sudah menjadi pegawai tetap, jika memang ingin mengundurkan diri Anda bisa melakukannya kapan saja. Namun itu semua juga tergantung aturan yang ditetapkan oleh masing-masing perusahaan. Oleh karena itu inilah alasan pertama mengapa Anda harus memahami dengan betul kontrak kerja itu.
2. Menjelaskan hak pekerja
Selanjutnya pada kontrak kerja biasanya juga akan disebutkan apa saja hak pekerja yang akan didapatkan contohnya seperti upah, cuti ataupun hak lainnya yang berkaitan dengan pekerjaan. Tidak hanya hak pekerja, hak perusahaan kepada pekerja biasanya juga akan disampaikan pada dokumen perjanjian kerja tersebut.
Contohnya pemberi kerja atau perusahaan di sini berhak untuk memperoleh kinerja maupun output yang baik dari pekerja. Hal tersebut karena perusahaan telah memberikan gaji utuh kepada pekerja selama waktu kerja yang telah disepakati.
Jadi pada perjanjian kerja ini akan dituliskan batasan-batasan apa saja mengenai hal yang dimiliki baik itu pekerja maupun pemberi kerja. Hal ini akan mempengaruhi adanya kesalahpahaman ataupun perselisihan di kemudian hari.
Baca juga : Cara Efektif Kelola Bisnis yang Baru Dirintis
3. Mengetahui posisi kerja seorang karyawan
Pada kontrak kerja karyawan biasanya juga akan dituliskan posisi pekerjaan seorang karyawan beserta dengan tugas dan tanggung jawab yang harus dipenuhi. Jadi berdasarkan dokumen ini Anda dapat mengetahui jobdesk serta wewenang apa saja yang akan diperoleh pada posisi tersebut.
Hal tersebut dapat menjadi perlindungan saat waktu kerja nanti jika terdapat jobdesk yang tidak sesuai. Dengan demikian Anda berhak untuk menolak maupun memberikan sanggahan terhadap kontrak yang telah disepakati di awal.
Coba bayangkan apabila pekerjaan yang Anda jalankan ini tidak memiliki dasar jobdesk yang jelas. Hal tersebut tentu saja akan membuat pekerja tidak mempunyai batasan sehingga akan menerima semua pekerjaan. Dengan begitu artinya pekerja juga tidak mempunyai tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaannya dengan baik.
Itulah alasan mengapa kontrak kerja dianggap penting sekali untuk dipahami di awal. Dalam memahaminya Anda harus sangat berhati-hati hingga Anda tidak boleh salah langkah untuk melakukannya.
4. Menjelaskan lebih detail tentang upah yang akan diterima
Seperti yang disebutkan tadi bahwa pada kontrak kerja akan dituliskan penjelasan upah yang diterima. Upah yang dituliskan di sini tentu saja bukan hanya upah pokok namun terdapat komponen lainnya yang bisa Anda peroleh diantaranya seperti uang lembur, potongan upah hingga berbagai tunjangan seperti tunjangan kesehatan, tunjangan makan, transportasi dan lain sebagainya.
Dengan adanya kesepakatan di awal ini menunjukkan bahwa Anda bisa menuntut apa yang tidak Anda dapatkan jika tidak sesuai dengan perjanjian di awal. Jadi misalnya Anda sering lembur namun ternyata uang lembur tersebut tidak turun juga sesuai dengan yang dijanjikan di awal maka Anda bisa menanyakan hal tersebut. Namun harus diingat yang terpenting Anda benar dan sudah memahami perjanjian kerja yang ada.
Jadi kontrak kerja ini bisa digunakan sebagai dasar segalanya ketika Anda menjalankan pekerjaan. Oleh sebab itu sebelum menyetujui kontrak kerja yang diberikan Anda harus bisa memahami isinya secara detail dan jelas.
5. Menjelaskan aturan perusahaan
Perlu diketahui hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan supaya Anda tidak kaget jika menemukan perusahaan yang seperti itu. Perlu diketahui bahwa terdapat beberapa perusahaan yang terkadang tidak menjelaskan beberapa aturan tentang perusahaannya. Namun justru langsung membawa karyawan untuk masuk kerja.
Nyatanya hal tersebut ternyata bisa sangat membebani karyawan baru untuk bisa beradaptasi. Hal tersebut karena aturan menjadi dasar yang bisa digunakan karyawan untuk bergerak maupun bekerja pada waktu mendatang. Jika aturan tersebut tidak dipahami tentu bisa membuat ketertiban yang ada di perusahaan menjadi berkurang.
Itulah beberapa alasan pentingnya kontrak kerja karyawan yang perlu Anda ketahui. Jadi sebelum mendaftar dan masuk ke perusahaan Anda harus memahami tentang hal ini.