Tahukah kalian jika kinerja dari mesin mobil sangat dipengaruhi oleh perawatannya. Tentu saja tanpa adanya perawatan baik yang dilakukan, mobil akan mengalami masalah. Sehingga perlu dilakukan perawatan dengan konsisten.

Tahukah kalian jika melakukan perawatan pada mesin mobil bukan berarti kalian harus membongkar serta membersihkan komponennya. Perawatan yang dimaksudkan di sini tentunya akan lebih sederhana dan bisa dilakukan secara mudah.

Apakah yang Harus Diperhatikan Saat Merawat Mesin Mobil?

Perawatan mesin mobil bisa dilakukan secara mudah di bengkel. Akan tetapi untuk perawatan ringan kalian bisa lakukan di dalam pemakaian harian.

Komponen kelistrikan pada mobil dapat bekerja saat aki dalam kondisi baik. Maka kalian perlu melakukan pemeriksaan rutin terkait jumlah aki. Pemeriksaan ini paling utama dilakukan terlebih lagi jika kalian memakai aki basah.

Jumlah air aki ideal yakni di antara janda lower serta upper. Selalu usahakan supaya air aki tadi tidak berlebihan serta tidak kurang agar bisa berguna sesuai fungsinya.

Jangan lupa lakukan pemeriksaan kondisi ban mobil karena seiring dengan pemakaiannya maka akan tergerus serta semakin menipis. Ketika mobil jarang dipakai maka kondisinya akan mengeras serta mudah retak dikarenakan sifat elastisnya berkurang.

Cara Cek Kondisi Oli Mesin

Banyak dari kalian menggunakan patokan tanggal pergantian untuk mengganti oli di periode selanjutnya. Namun ada acara lain yang tergolong lebih tepat yakni mengecek kondisi oli secara berkala.

Pengecekan bisa dengan alat khusus yakni dipstick. Alat tersebut mempunyai bentuk semacam tongkat berukuran kecil dan pemakaiannya dicelupkan pada tangki oli.

Sebelum pemakaian kalian perlu memastikan dipstick berada di kondisi bersih. Kalian dapat memakai tisu ataupun material lain sebagai alat pembersihnya. Perawatan pada mesin mobil menggunakan cara ini dapat dilakukan dengan mandiri karena tergolong mudah.

Pertama lakukan pengecekan kualitas dari warna oli. Ambillah sedikit oli pakai dipstick kemudian letakan di atas permukaan tisu. Ketiak warnanya kuning kehijauan serta tidak gelap maka itu menandakan jika olinya masih bagus.

Akan tetapi jika banyak gumpalan serta berwarna kotor, sudah saatnya jika oli diganti. Alat tersebut juga bisa digunakan untuk melihat kadar jumlah oli yang mana tersedia titik maksimum dan minimum pada tongkatnya.

Ukurannya yakni dari titik minimum sepanjang 2,5 m. ketika kadar oli telah mencapai bawah titik minimum ada baiknya segera lakukan pergantian. Ketika kalian memilih oli pastikan untuk menggunakan yang paling pas dengan jenis mesin dan pilih juga yang memiliki kekentalan tepat.

Tips Merawat Mesin Mobil Manual

Ketika kalian menggunakan mobil untuk aktivitas sehari-hari maka sangat penting untuk melakukan perawatan supaya kondisi mobilnya selalu prima. Sehingga perawatan maksimal dan menyeluruh perlu untuk dilakukan.

Perawatan berkala penting dilakukan baik mobil dalam kondisi bekas maupun baru. Hal ini berlaku juga untuk kalian yang memakai mobil manual. Untuk yang masih kebingungan bagaimana perawatan mesin mobil secara tepat maka berikut penjelasannya.

1. Mengecek starter mobil

Cobalah menghidupkan mobil, ketika mobil tidak bisa di starter itu menandakan ada kerusakan pada bagian dalamnya. Ini bisa diakibatkan karena berkurangnya suplai bahan bakar maupun udara. Lekas periksa saringan (filter).

Caranya cabut filter lalu bersihkan memakai sikat gigi ataupun kuas. Namun jika hal tadi sudah dilakukan dan mobil belum bisa menyala maka segera membawa mobil tersebut ke bengkel terdekat.

2. Mengganti oli secara rutin

Oli termasuk dalam komponen pendukung yang tergolong penting untuk performa mobil. supaya keadaan mesin mobil terlindungi dan mesin selalu maksimal maka lakukan penggantian oli secara rutin. Ketentuan pergantian pada masing-masing jenis mobil berbeda.

Akan tetapi pergantian yang paling umum ketika mobil sudah berhasil menempuh jarak 3000 – 5000 kilometer. Oli tidak hanya memiliki pengaruh pada performa saja akan tetapi bertindak sebagai penahan gesekan pada komponen di dalam mesinnya.

Jadi sangat penting melakukan penggantian oli secara berkala. Pastikan memilih oli yang memang sesuai kebutuhan mesin mobil. ketika kurang memahaminya maka kalian dapat berkonsultasi bersama mekanik.

Perhatikan juga pemakaian pada oli power steering. Ketika oli power steering tadi sudah hampir habis maka berakibat setir mobil menjadi berat serta sangat susah saat mengemudikannya. Tanda yang paling jelas saat oli power steering mulai habis yakni keluarnya bunyi pada pompa saat mobil belok.

Kemudian untuk kondisi oli (minyak) rem perlu untuk diperhatikan. Pastikan oli rem berada di antara LOW dan HIGH, ketika berada di LOW jangan langsung memberikan tambahan minyak rem. Lakukan pengecekan kondisinya secara langsung dikarenakan turunnya tanda minyak rem bisa terjadi dikarenakan menipisnya brake di kampas rem.

Lihat juga : Ketahui Alasan Penting Kendaraan Diservis Secara Rutin

3. Cek cairan radiator ataupun coolant

Pentung untuk bisa mengetahui fungsi dari radiator yakni menetralkan panas pada mesin mobil. pastikan secara rutin melakukan pengecekan air radiator, ketika airnya kosong maka bisa mengakibatkan overheat di mesin sehingga berakibat pada rusaknya mesin.

Kekosongan air radiator bisa membahayakan pengemudi karenanya sangat penting melakukan pengecekan rutin cairan radiator supaya performanya untuk mendinginkan mesin bisa selalu terjaga. Pengecekan air radiator dapat dilakukan dengan cara melihat langsung lewat tutup radiatornya.

Perlu diingat jangan pernah sesekali membuka tutup dari radiator saat mesin menyala ataupun mesin masih dalam kondisi panas. Sangat dianjurkan melakukan pergantian ataupun pengurasan radiator ketika telah menempuh jarak 1000 kilometer.

4. Bersihkan filter karburasi

Ketika mesin mobil sudah untuk dinyalakan maka itu sudah menjadi pertanda jika filter karburasi dalam keadaan kotor. Kalian bisa membersihkan saringan tersebut dengan mudah cukup memakai sikat gigi untuk melepaskan kotorannya serta kerak yang ada di filter karburasi.

Jangan memakai hairdryer ataupun compressor ketika membersihkannya karena hal tadi bisa mengakibatkan risiko kerusakan di filter karburasi.

5. Cek timing belt

Timing belt adalah komponen yang memiliki fungsi meneruskan putaran roda gigi yang menghubungkan pada bagian internal mesin. Ketiak ada suara dengung ataupun bising saat mobil dinyalakan itu menandakan ada kerusakan di timing belt.

Kerusakan yang terus dibiarkan bisa mengakibatkan timing belt putus dan mengakibatkan komponen tertentu di mesin mobil mengalami kerusakan. Bahkan suplai listrik di akumulator tidak dapat bekerja dengan maksimal.

6. Periksa kondisi knalpot

Knalpot (saluran pembuangan) adalah komponen penting yang berguna mengeluarkan gas sisa kendaraan. Pengecekan rutin kondisinya serta pastikan tidak ada hal yang menyumbat di saluran pembuangan gas menjadi lancar.

7. Mengganti spare part original

Ketika ada kerusakan pada komponen maka lekas diganti ke bengkel resminya saja dan dilakukan perbaikan oleh mekanik andal. Ketika memang mengharuskan adanya pergantian komponen maka pastikan membeli yang asli dan berkualitas supaya bisa mencegah kerusakan kembali.

Jangan pernah tergiur dengan barang murah yang belum pasti kualitasnya. Bisa jadi produk tadi justru akan merusak mobil.

8. Tarik gas secara kuat sesekali

Sesekali cobalah untuk memacu mobil dengan kecepatan tinggi. Mobil yang sudah lama dipakai akan timbul kerak di bagian mesinnya. Kalian bisa menghilangkan kerak di bagian mesin mobil dengan cara tersebut jadi kerak bisa keluar lewat knalpot.

Sebelum melakukannya pastikan jika kondisi sekitar aman serta tidak berisiko membahayakan untuk keselamatan pengguna jalan lainnya dan diri sendiri.

9. Lakukan tune up secara rutin

Kalian bisa melakukan tune up pada bengkel resmi terdekat. Ini berguna supaya mesin menjadi tetap awet. Pada proses tersebut maka kondisi komponen vital pada mesin mobil bisa diperiksa secara menyeluruh.

Lihat juga : Memilih Mobil untuk Kebutuhan Sehari-hari

10. Penuhi tangki bensinnya

Walaupun terlihat sepele namun banyak yang tidak mempraktikkannya. Tahukah kalian jika bagian atas pada rangka yang tidak terkena cairan nantinya bisa dipenuhi kotoran serta kerak. Itu akan membahayakan ketika kotoran serta kerak tadi tercampur ke bahan bakar lalu terbawa menuju saluran pembakaran.

Jadi sesekali jangan lupa untuk memenuhi tangki bensin mobil supaya bagian atasnya tetap bersih dan juga terhindar dari kerak.

Hal lain yang penting juga untuk diperhatikan yakni masalah sistem kelistrikan di mobil terutama jika mobil telah memakai sistem CDI. Ketika kerusakan terdapat kerusakan komponen di dalam mobil jangan berusaha memperbaikinya sendiri.

Cukup bahwa mobil ke bengkel terdekat untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Hal ini karena mobil yang mempunyai sistem CDI membutuhkan beberapa peralatan yang pasti tidak kalian miliki untuk bisa melakukan pemeriksaan komponen pada mesin secara mandiri.

Jangan lupa juga untuk menjaga kebersihan di mesin mobil. Fungsi dari menjaga kebersihan tadi yakni membuat mesin terjaga dan juga sebagai kesempatan untuk melakukan pengecekan kondisi komponen di mesin jadi bisa terhindar dari berbagai macam bahaya.

Tentunya manfaat yang diperoleh ketika membersihkan dan perawatan rutin yakni bisa mendeteksi secara dini jika terjadi kerusakan serta ketidakwajaran di komponen mesinnya.

Kapan Waktu yang Tepat Melakukan Perawatan Pada Mesin Mobil?

Untuk melakukan perawatan secara menyeluruh dapat dilakukan pada bengkel terpercaya. Saat ini telah tersedia paket perawatan yang pastinya dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Perawatan juga dapat dilakukan hanya pada komponen tertentu saja yang sepertinya bermasalah.

Namun sebenarnya kapan waktu yang tepat untuk membawa mobil ke bengkel dan dilakukan perawatan? Berikut merupakan informasinya.

1. Menentukan jadwal servis rutin

Perawatan yang paling utama yakni kalian perlu melakukannya dengan rutin. Jarak di antara waktu service tadi bisa dikira-kira sendiri dan berdasarkan pada frekuensi pemakaian mobil. tentunya semakin sering mobil dipakai, maka jarak service-nya harus semakin pendek.

Supaya mempermudah perhitungan kalian dapat memakai jarak tempuh mobil untuk patokannya. Mobil perlu diservis ketika menempuh jarak 10.000 – 20.000 km.

2. Segera servis ketika rem tidak bisa bekerja baik

Rem merupakan komponen mobil yang terbilang sangat penting. pastinya kalian tidak akan mampu berkendara secara aman saat mobil berada dalam kondisi rusak. Sehingga kalian perlu untuk segera melakukan pergantian rem jika tidak lagi berfungsi secara baik.

3. Suara mesin terdengar kasar

Suara mesin mobil yang ideal akan terdengar halus dan bertenaga. Jika suaranya terdengar kasar itu merupakan indikasi jika mesin perlu segera di service. Hal ini bisa menjadi pertanda jika ada komponen mesin yang mengalami kerusakan dan perlu pergantian.

Itulah tips mudah merawat mesin mobil manual yang bisa dilakukan. Perawatan ini tentunya wajib dilakukan dan cara paling sederhana dengan cara menjaga kebersihannya.

Visited 3 times, 1 visit(s) today